MEDIABAHANA. COM WAJO — Innalillahi Wainnailaihi Rajiun….
Manusia hanya berusaha dan berdoa, tapi Allah SWT jualah yang berkehendak atas ajal ummat manusia.
Ferdi Gunawan ( 20 tahun), korban kecelakaan tabrakan di Desa Nepo, akhirnya menghadap ke Ilahi untuk selama – lamanya, pada hari Sabtu 16 November 2019, Subuh, sekitar pukul 04.30 wita.
Putra dari pasangan Firman dan Dewi ini, menjalani perawatan selama dua malam di Instalasi Gawat Darurat ( IGD) Rumah Sakit Umum ( RSU) Lamaddukkelleng Sengkang, Kabupaten Wajo, namun nyawa korban tak bisa lagi diselamatkan.
Sulung dari 2 bersaudara yang hari – harinya dihabiskan untuk menghafal Alquran telah pergi meninggalkan keluarganya untuk selama – lamanya.
Penulis yang ikut melayat di Rumah duka di Desa Ujung Baru, Kecamatan Tanasitolo, ikut terhanyut dalam kesedihan, saat melihat kedua orang tua Almarhum dan keluarganya menangis, saat mayat diberangkatkan ke Pekuburan keluarga yang tak jauh dari rumah duka.
Isak tangis mewarnai suasana pemakaman Almarhum. Keluarga dan handai taulan tak kuasa menahan derai air mata, tatkala mayat sudah dimasukkan ke liang lahat.
Mariam, Tante korban yang sempat bincang – bincang dengan penulis, usai pemakaman, menceritakan, jika kepergian Almarhum meninggalkan kesedihan yang sangat mendalam bagi keluarga. Banyak pertanda yang menjadi isyarat, jika dia akan meninggal.
Almarhum adalah kebanggaan keluarga, kata Mariam, Almarhum sudah berhasil menghafalkan 27 juz isi Alquran, tinggal 3 juz lagi khatam.
” Ferdi adalah kebanggaan keluarga, dia penghafal Alquran, sudah dua tahun berturut – turut, setiap bulan Ramadhan keluar kabupaten untuk menjadi Imam Tarwih, di Kabupaten Bone dan Bulukumba, ” kata Mariam.
Mariam juga menceritakan tentang pesan Almarhum kepadanya, agar anaknya bisa mengikuti jejaknya untuk menjadi penghafal Alquran.
” Sebelum meninggal, Almarhum berpesan, agar anak saya menghafal Alquran seperti dirinya, saat itu Almarhum bilang, dia akan pergi jauh sekali, jadi dia minta agar sepupunya mengikuti jejaknya, ” ujar Mariam.
Kasatlantas Polres Wajo, AKP Muhammad Yusuf, yang didampingi Kanit Laka Satlantas Polres Wajo Ipda Ami Suwandi, menjelaskan, kecelakaan lalu lintas ( Laka lantas ) terjadi pada hari kamis, 14-11-2019 sekitar pukul 22.20 Wita, di jalan poros Sengkang-Anabbanua Desa Nepo Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo.
Saat itu, kata Yusuf, sebuah sepeda motor yamaha jupiter KT 6693 ND yang dikendarai Ferdi Gunawan, umur 20 tahun, pekerjaan mahasiswa, alamat Jalan Rusa 1 Desa Assorajang Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo, berboncengan dengan Reski Aksa Saputra, umur 15 tahun, pekerjaan swasta,alamat Ujung Baru Desa Ujung Baru Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo, bergerak dari selatan ke utara dan tidak dapat menguasai kendaraannya sehingga menabrak sebuah mobil Mitsubishi Dump Truck DD 8475 RF.
” Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor Ferdi Gunawan mengalami luka memar dan lecet pada dada sebelah kanan, dan Reski Aksa Saputra mengalami luka robek pada pelipis kanan, dan sopir mobil truk sudah kami amankan,” jelas mantan Kasatlantas Bone ini.
Laporan : H. Agus
