Wajo  

Devo Khaddafi Lantik Pengurus PBSI Wajo Periode 2020 – 2024

 

MEDIABAHANA.COM, WAJO — Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Selatan, Devo Khaddafi SE, melantik Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Wajo periode 2020 – 2024 di GOR PB Thomas kompleks Sallo Mall jalan Andi Paggaru, Sengkang, 1 Maret 2020.

Devo melantik Ketua umum Pengkab PBSI Wajo, Syamsul Bahri S.Ip Msi, pasca terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah kabupaten PBSI Wajo bulan Januari lalu.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati, Wakil Bupati Wajo, Plt Kadis Pemuda, Olahraga Dan Pariwisata, Anggota DPRD Wajo, pengurus KONI, pengurus PBSI Provinsi Sulsel dan sejumlah undangan lainnya.

Ketua Umum Pengprov PBSI Sulsel, Devo Khaddafi, mengungkapkan keyakinannya, jika pengurus PBSI Wajo yang baru saja dilantiknya, akan jauh lebih baik dan berkualitas dibandingkan dengan kepengurusan sebelumnya.

Menurutnya, selama dia berkeliling melantik pengurus PBSI kabupaten/Kota, baru hari ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati.

Katanya, ini menandakan bahwa semangat kerja pengurus pasti akan lebih baik baik untuk memajukan olahraga bulutangkis di Wajo.

“Sebenarnya saya agak kurang sehat, tapi karena saya dapat informasi bahwa Bupati mau datang, makanya saya usahakan untuk datang melantik pengurus PBSI Wajo, padahal awalnya saya berpikir untuk diwakili,” ungkap mantan Kabag Humas Pemerintah Provinsi Sulsel ini.

Bagi orang Indonesia, lanjut Devo, Bulutangkis bukan olahraga biasa, bulutangkis adalah kebanggan bangsa, bulutangkis membuat bendera Indonesia selalu berkibar di luar negeri.

Olehnya itu, Devo mengajak untuk memajukan olahraga bulutangkis di Sulsel, dengan melakukan pembinaan secara berkesinambungan.

“Mari kita jadikan bulutangkis sebagai kebanggaan di Sulsel, mari kita melakukan pembinaan terutama anak – anak usia muda, tidak menutup kemungkinan mereka akan berprestasi dan menjadi juara dunia,” kata Devo.

Pembinaan olahraga tidak ada yang instan, sebut Devo, untuk itu pembinaan harus dimulai dari usia dini, Sulsel harus jadi daerah pembinaan usia dini.

Dalam melakukan pembinaan, PBSI harus menggandeng stakeholder, terutama sinergitas dengan Pemerintah.

“PBSI tidak akan sukses kalau jalan sendiri, bangunlah konsolidasi agar program bisa berjalan optimal dan yang terpenting perbanyak kompetisi untuk pembinaan,” pesan Devo.

Ketua Umum Pengkab PBSI Wajo, Syamsul Bahri S.Ip MSi, mengatakan, Misi PBSI kabupaten Wajo adalah gelorakan PBSI menuju Wajo yang sejahtera dan amanah.

Adapun program PBSI Wajo Periode 2020-2024 adalah menggelorakan PBSI Wajo menuju masyarakat Wajo sejahtera dan amanah, menciptakan Wira usaha melalui pengembangan olahraga bulutangkis, dan memberikan energi positif untuk pemerintah kabupaten Wajo.

“Kami berharap keberadaan PBSI Wajo, memberikan energi positif untuk Pemerintah Kabupaten Wajo, dibawa kepemimpinan Duo Amran, PBSI juga berharap GOR yang akan dibangun bisa menjadi tempat untuk melaksanakan event besar di Wajo,” kata Syamsul Bahri.

Pelantikan pengurus PBSI Wajo , dirangkaikan dengan pertandingan bulutangkis yang dikemas dalam Open turnament badminton PBSI Wajo sebagai ajang silaturahmi pengurus dan pecinta bulutangkis di Wajo.

Open turnament badminton yang dibuka oleh Bupati Wajo mempertandingkan 4 kategori, yang dilaksanakan mulai Minggu 1 Maret 2020 sampai 7 Maret 2020 di GOR PB Thomas Sallo Mall. (Red)

Editor : HS.Agus

Exit mobile version