MEDIABAHANA.COM, WAJO — Innalillahi Wainnailaihi Raji’un, 2 Pasien dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Tempe, akhirnya meninggal dunia, Kamis malam 11 Juni 2020.
Sebelum meninggal dunia, ke 2 PDP tersebut sempat dirawat di RSUD Lamaddukkelleng, Sengkang, serta menjalani rapid test dan hasilnya reaktif, namun hasil Swabnya negatif.
Menurut juru bicara Tim gugus tugas penanganan Covid- 19 Kabupaten Wajo, Supardi SE, ke 2 pasien yang meninggal dunia ini, memiliki riwayat penyakit, diantaranya 1 PDP dengan penyakit stroke yang dialami sejak masuk RS dan mengalami pendarahan di otak dan meninggal di RSUD Lamaddukelleng.
Sementara yang satunya, lanjut Supardi, memiliki riwayat penyakit batuk menahun dan muntah darah, tapi pulang paksa dari Rumah sakit atas permintaan keluarganya dan meninggal dunia di rumahnya.
“Ke 2 orang PDP tersebut akhirnya meninggal dunia, dan masing – masing mempunyai penyakit bawaan sebelum menjalani perawatan di RSU Lamaddukkelleng Sengkang,” jelas Supardi.
Supardi juga menyampaikan kondisi 4 pasien Covid- 19, yang dirujuk ke Makassar Minggu lalu, katanya, salah satu pasien tersebut sudah sembuh dan melanjutkan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari.
Sementara 3 pasien positif lainnya, sebut Supardi, kondisinya semakin membaik, tinggal menunggu hasil swabnya.
“Untuk itu kami berharap kepada segenap masyarakat, untuk tetap waspada dan melakukan physical distancing, menjaga kebersihan, dan pola hidup sehat, jangan lupa pakai masker jika keluar rumah, semoga kita semua terhindar dari wabah ini,” ujar Supardi. (Red/HMS/Adv)
Editor : HS. Agus
