KNPI Wajo Gelar Dialog Kebangsaan

MEDIABAHANA.COM, WAJO — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Wajo, menggelar dialog kebangsaan, Rabu 19 Agustus 2020 di Cafe Nacana, Jalan Lembu Sengkang.

Dialog kebangsaan ini, mengusung tema Tantangan Dan Peluang Nasionalisme Di Era New Normal,
dialog ini dihadiri  Kasdim 1406 Wajo, elemen pemuda, pelajar dan mahasiswa.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Kesbangpol, Haji Alamsyah, Komisioner Bawaslu Andi Rahmat Munawar, dan Akademisi, Andi Bau Mallarangeng.

Ketua KNPI Kabupaten Wajo, Supardi mengatakan, dialog kebangsaan ini adalah program kerja KNPI, tapi sempat tertunda karena Pandemi Covid- 19.

Dalam dialog ini, kata Supardi, diharapkan peserta mengekplorasi apa yang menjadi ide dan pemikiran dari sudut pandang masing – masing sehingga kedepan tetap melangkah dengan satu tujuan yaitu nasionalisme.

“Peserta diharapkan memberikan pandangan dan pendapat masing – masing terhadap tantangan dan peluang dalam menghadapi era new normal setelah pandemi Covid- 19,” ujarnya.

Kepala Kesbangpol Wajo, Haji Alamsyah, sebagai pemateri pertama, mengatakan, di era new normal ini muncul sejumlah tantangan diantaranya, Hoaks, Radikalisme, Rasisme, dan Narkoba.

Untuk menghadapai tantangan ini, lanjut mantan camat Pammana, ada peluang yang bisa dilakukan yaitu peluang Otonomi Daerah (OTODA), pemerintah daerah mempunyai kewenangan untuk membuat kebijakan dalam menghadapi era new normal.

“Peluang kedua yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) yang kita miliki, termasuk pemuda sekarang punya integritas dan inovasi tinggi untuk bangkit membangun daerah kita,” ujar Alamsyah.

Andi Bau Mallarangeng, yang tampil sebagai pemateri kedua, menekankan perlunya kedisiplinan dan ketaatan hukum dalam menghadapi era new normal.

Katanya, taat terhadap hukum yang berlaku adalah bentuk nasionalisme. Dalam menghadapi tantangan saat ini sangat perlu kedisiplinan dan kepatuhan hukum, dan ini adalah bagian dari cinta tanah air.

“Mematuhi anjuran pemerintah memakai masker adalah salah satu bentuk cinta tanah air, karena dengan memakai masker kita telah menjaga diri dan orang lain dari penularan Virus Corona,” ujar Bau Mallarangeng.

Komisioner Bawaslu Wajo, Andi Rahmat Munawar, yang tampil sebagai pemateri terakhir, menyebut, kearifan lokal Yassiwajori (kebersamaan) saat ini sangat perlu dilakukan dalam kondisi era new normal.

Menurutnya, organisasi pemuda harus ikut serta berperan dalam pembangunan dengan melakukan kajian – kajian berdasarkan data akurat untuk memberikan sumbangan pemikiran kepada pemerintah kabupaten.

“Organisasi kepemudaan saat ini, harus berperan dalam mengisi pembangunan, organisasi pemuda harus memiliki data yang akurat untuk melakukan kajian dalam memberikan sumbangan pemikiran dan partisipasi dalam pembangunan daerah, jangan berdasarkan asumsi,” kata Rahmat Munawwar. (Red)

Editor : HS. Agus

 

Exit mobile version