PWI Sulsel Siap Gelar Konferensi Cabang Tahun Depan

MEDIABAHANA.COM, WAJO — Pengurus PWI Provinsi Sulsel, akan menggelar konferensi cabang pada tahun 2021.

Hal tersebut, terungkap dalam rapat pleno plus yang dilaksanakan pengurus PWI Sulsel belum lama ini.

Rapat pengurus pleno plus PWI Sulsel dipimpin Ketua PWI Sulsel, HM. Agus Salim Alwi Hamu yang dihadiri
pengurus harian PWI, Dewan Penasihat, Dewan Kehormatan Propinsi, Ketua Seksi, Ketua PWI Kabupaten/Kota dan
juga hadir Ketua PWI Bidang Organisasi H.Zulkifli Gani Ottoh.

Dalam rapat tersebut sejumlah agenda menjadi pembahasan, antara lain, evaluasi kinerja orgnaisasi dan juga persiapan pelaksanaan konfrensi PWI Provinsi Sulsel yang dijadwalkan berlangsung beberapa tahapan dengan sistem online, namun proses pemilihannya tetap dilaksanakan secara tatap muka pada 31 Januari 2021 mendatang yang mengacu pada protokol kesehatan (Prokes) selama pandemi covid.

Hasil keputusan rapat, ditunjuk untuk menjadi Organizing Committee atau panitia pelaksana konferensi adalah, Faisal Palapa, Plt Sekretaris PWI Sulsel.

Steering Committee atau panitia pengarah konferensi dipilih lima nama antara lain, H.Rukman Nawawi (Ketua PWI Kabupaten Wajo), Ibrahim Manisi (Plt Ketua PWI Kota Pare-pare), Muhlis (Ketua PWI Kabupaten Maros), H.Manaf Rachman (DKP PWI Sulsel), Munjin
Ashary (DKP PWI Sulsel).

Ketua PWI Bidang Organisasi, H.Zulkifli Gani Ottoh dalam sambutannya menjelaskan, karena situasi covid, maka
PWI Pusat meminta pelaksanaan konferensi PWI Provinsi di seluruh Indonesia terpaksa dilakukan dalam beberapa
tahap, yakni tahapan penyampaian laporan pertanggungjawaban menggunakan sistem daring online dan tahapan terakhir pemilihan dilakukan dengan sistem tatap muka, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Khusus pada penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, para peserta konferensi bisa aktif mengikuti
secara online dan juga dilakukan tanya jawab serta sanggahan juga dilakukan secara online.

“Untuk tahapan pemilihan secara tatap muka, maka panitia pelaksana diminta menyiapkan lembaran
surat mandat, yang diatur dalam satu surat mandat yang bisa mewakili tiga orang pemilih, yang tujuannya agar
acara itu tidak terjadi kerumunan sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan,” kata mantan Ketua PWI Sulsel 2 periode ini. (Red)

Editor : HS. Agus

Exit mobile version