Akibat Banjir, 723 Ha Sawah Terendam Air di Kecamatan Maniangpajo

Puluhan hektare are sawah di Kecamatan Maniangpajo terancam gagal panen akibat banjir (foto : istimewa)

MEDIABAHANA.COM, WAJO — Banjir tidak hanya terjadi di Kota Sengkang, sejumlah kecamatan di Kabupaten Wajo, juga mengalami hal yang sama.

Sebut saja salah satunya Kecamatan Maniangpajo, lokasi banjir yang terparah di Kecamatan Maniangpajo yakni Kelurahan Tangkoli dan Kelurahan Dualimpoe.

Berdasarkan data yang disampaikan Camat Maningpajo Drs. Jalil Bersama Pemimpin Pertanian Kecamatan Maningpajo, Hasanuddin, SP, 723 Ha sawah yang terendam air akibat banjir. Yang paling parah di Kelurahan Tangkoli dan Dulimpoe.

Di kelurahan Tangkoli misalnya ada 395 Ha yang tergenang banjir sementara di Kelurahan Dualimpoe 231 Ha dan selebihnya ada di Desa Mattirowalie, Kalola, Sogi dan Minangatellue. Sawah yang tergenang tersebut terdapat pertanaman padi dari umur 30 hari sampai 110 hari temasuk padi siap panen.

Ditambahkan, Hasanuddin, bila banjir tidak surut atau hujan masih turun dengan intensitas tinggi, dipastikan 723 Ha pertanaman padi di Kecamatan Maniangpajo akan mengalami puso.

Penyebab banjir di Kecamatan Maniangpajo disamping karena besarnya intensitas curah hujan, juga karena hilir sungai yang ada di Cebbia sudah mengalami pendangkalan ditambah ada beberapa tanggul yang jebol. (Sultan)

Editor : Edy Mulyawan

 

 

Exit mobile version