MEDIABAHANA.COM,PASAMAN — Belakangan ini anjing peliharaan penduduk yang biasa diperuntukkan memburu babi di hutan dilepas oleh pemiliknya dan bebas berkeliaran. Akibatnya, satu orang warga menjadi korban digigit anjing.
Untuk itu diingatkan kepada masyarakat Silang Empat,Nagari Cubadak Barat,Kecamatan Dua Koto,Kabupaten Pasaman,Sumatera Barat agar waspada.
Korban yang digigit anjing tersebut adalah Syammeli(50) warga Silang Empat Bariba,Cubadak Barat. Sebelum digigit anjing korban hendak ke ladang sawah untuk mengerjakan ladangnya. Saat itu Syammeli pergi melalui jalan disamping SMPN 3 Dua Koto.
Di tengah perjalanan menuju ke ladang yang kondisi jalannya menurun tajam, korban berpapasan dengan seekor anjing. Saat itu korban mau menurun ke bawah,sedangkan anjing tersebut dari bawah mau naik ke atas. Saat berpapasan itu anjing tersebut langsung menerkam dan menggigit kaki paha korban sebelah kanan.
Akibat digigit itu,korban menjerit kesakitan dan anjingpun langsung berlari meninggalkan korban. Saat itu juga korban membatalkan niatnya untuk keladang dan kembali lagi ke rumahnya. Sampai di rumah korban langsung pergi berobat ke bidan dengan paha kaki yang sedang berdarah.
Anjing Harus Ditambat
Beberapa waktu yang lalu hal serupa sudah berulang kali terjadi, ada beberapa orang anak yang korban digigit anjing. Menyikapi hal tersebut para tokoh di Silang Empat, yakni tokoh agama,tokoh masyarakat dan tokoh adat mengumumkannya melalui pengeras suara di Masjid. Isi pengumuman tersebut dimintakan kepada semua pemilik anjing untuk menambat ternak anjingnya. Bila pemilik tidak menambat anjingnya dan melepaskannya saja begitu, maka akan diambil tindakan tegas dengan cara ditembak.
Namun walaupun sudah ada pengumuman yang disampaikan, tetapi peternak anjing tetap juga melepaskan anjingnya berkeliaran dan kembali menggigit orang. Bila anjing telah menggigit orang tidak ada satu wargapun yang mengakui tentang anjing tersebut.
Wali Nagari Cubadak Barat melalui Sekretaris Nagari(Sekna) Diharman SE yang dimintai tanggapan seputar ternak anjing kembali berkeliaran dilepas pemiliknya,Rabu(30/8/2023) mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan terhadap warga yang melepas anjing berkeliaran yang membuat keresahan bagi masyarakat.” Kita dulu sudah mengingatkan dan membuat surat edaran kepada masyarakat untuk tidak melepas anjing dan mengurungnya atau dirantai. Bila edaran itu tidak diindahkan maka pemilik anjing jangan menuntut bila anjingnya akan diracun atau ditembak,”katanya.
Pantauan wartawan saat ini di Silang Empat ternak anjing berkeliaran dilepas oleh pemiliknya. Terkadang sampai 10 ekor satu rombongan dan tidur tidur di teras rumah warga. Hal itu juga dibenarkan oleh Miral warga Bariba Silang Empat. Menurut Miral hampir setiap malam anjing berkumpul di teras rumahnya yang mencapai 8 ekor.
” Ini saya sediakan batu untuk pelemparnya. Sebab kita takut anjing menggigit dan juga dalam agama Islam tidak boleh. Kalau anjing itu datang saya lempar,”kata Miral. (Eddi)
Editor : HS. Agus
