MEDIABAHANA.COM, SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Soppeng akhirnya membentuk forum percepatan akses keuangan daerah, sebagai upaya mendorong pertumbuhan perekonomian daerah dalam rangka peningkatan kesejahteraan rakyat.
Pemerintah Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan, melakukan pengukuhan tim percepatan akses keuangan daerah dalam Lingkup satuan kerja perangkap daerah (SKPD) .
Humas Dinas Kominfo Kabupaten Soppeng, dalam releasnya, menyebut, pengukuhan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng.
Pjs Bupati Soppeng, Idham Kadir, S.Sos, M.Si mengatakan ,TPAKD merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholder terkait yang dibentuk untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
“Sebagaimana diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng sebelum pandemi covid 19 adalah 7, 69% dan dimasa pandemi covid 19 diprediksi 4,5% dengan finalisasi perhitungannya di akhir tahun 2020,” ujarnya.
Terbentuknya forum ini, lanjut bupati, diharapkan mampu mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian daerah dan juga mencari terobosan untuk membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat, begitu juga diharapkan dapat meningkatkan akses pengetahuan dan peran serta masyarakat dalam menggunakan produk dari jasa keuangan.
“Mereka tidak lagi berfikir untuk mencari akses lain yang tidak resmi dalam menambah modal mereka dengan bunga tinggi,” katanya.
Idham juga mengajak kepada perbankan agar terus menjalin kemitraan dengan pemerintah Kabupaten Soppeng agar perekonomian didaerah ini, bisa lebih meningkat di masa yang akan datang, dan bersinergi agar program peningkatan perekonomian memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Soppeng.
Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulsel, Dr. Since Erna Lamba, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pjs Bupati Soppeng atas dukungannya untuk melakukan pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Soppeng.
Katanya, Kabupaten Soppeng merupakan daerah yang ke-23 melakukan pengukuhan TPAKD.
” Harapan kita dengan pengukuhan TPAKD Kabupaten Soppeng, program kerjanya dapat disusun, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, hendaknya program kerja TPAKD di daerah justru lebih aktif, dengan Motto kita tetap produktif tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan. kita senantiasa tidak mengalami krisis ekonomi, harus senantiasa aktif dan fokus dalam pemulihan ekonomi untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, serta untuk mengoptimalkan pelaksanaan program kerja pemerintah mendukung kegiatan TPKAD.
Pemerintah provinsi berharap, agar Bupati dan Sekda selaku tim anggaran bisa memperhatikan kendala-kendala program dari TPAKD, karena kegiatan TPAKD ini dibentuk agar petani, peternak, nelayan dan UMKM, mendukung ekonomi untuk menciptakan pariwisata di dearah/kota bisa bangkit.
“Dengan demikian, dibutuhkan dana untuk kegiatan tersebut. Kita harus meningkatkan UMKM berbasis digital, apalagi di situasi saat ini,” ucapnya. .
Dikatakan, ada beberapa kegiatan yang dilakukan, pertama yaitu melakukan pendataan dan verifikasi data UMKM yang bergerak mensupport ekonomi kreatif, dengan harapan agar data yang di input itu adalah data yang berkualitas, dapat digunakan oleh perbankan.
TPKAD Kabupaten Soppeng diharapkan dapat bekerja dengan baik dan aktif untuk memfasilitasi pelaku usaha untuk memperoleh dukungan akses pembiayaan seluasnya-luasnya dari lembaga keuangan terutama Perbankan.
“Saya yakin dan percaya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Soppeng dapat lebih baik. Semoga sinergi kita bersama dengan TPAKD dapat memberikan dampak yang signifikan dalam upaya memulihkan perekonomian akibat Pandemi Covid-19,” kuncinya. (Red/Ar)
Editor : HS. Agus
