Pasca Pemberhentian Direksi, Walkot Tunjuk Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Pimpin Perusda Makassar

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto ( foto : Rusdi)

MEDIABAHANA.COM, MAKASSAR — Pasca pemberhentia direksi dijajaran Perusda milik Pemerintah Kota Makassar, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menunjuk Dewan Komisaris dan Dewan Direksi untuk memimpin perusahaan daerah (perusda) di Makassar.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, Jumat 10 Desember 2021, mengatakan, dia telah menunjuk Pj dalam bentuk Dewan Direksi dan Dewan Komisaris

Dewan Komisaris dan Dewan Direksi yang baru ditunjuk itu sedianya bakal menjalankan enam Perusda di Makassar dengan sistem kolektif.

“Dewan itu kolektif kolegial, tidak ada Direktur Utama, Direktur Operasional tidak ada. Semua fungsi-fungsi direksi dijalankan Dewan Komisaris. Tiga orang yang jalankan, tiga orang yang bertanggung jawab,” kata Danny.

Danny belum merinci mengenai tiga orang yang ditunjuk sebagai Dewan Direksi dan Dewan Komisaris. Namun dia mengaku telah mengeluarkan SK untuk tiga orang yang ditunjuk tersebut.

“Sudah ada SK-nya, ada,” kata Danny.

Untuk diketahui, Danny secara tiba-tiba memberhentikan seluruh direksi di Perusda Makassar, yakni PDAM Kota Makassar, PD Parkir Makssar, PD Terminal, PD Pasar, dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) pada Selasa (7/12) lalu.

Kantor Perusda Makassar Sempat Disegel
Sejumlah kantor Perusda Makassar sempat disegel tak lama setelah pembekuan direksi yang lama dilakukan. Terkait hal tersebut, Danny mengaku penyegelan itu hanya sementara.

“Cuma sementara. Sudah mi, sudah dibuka juga semua itu,” kata Danny.

Dia mengatakan, penyegelan kantor Perusda dilakukan karena sempat dilakukan audit. Namun kini sudah tidak disegel lagi.

“Tidak, sudah terbuka. Jadi begini, saya kan minta semua harus diaudit, diterjemahkan sebelum diaudit harus disegel,” katanya.

Sebelumnya, Danny Pomanto resmi memberhentikan seluruh Direksi Perusda Makassar, mulai dari Direksi PDAM Kota Makassar, Terminal, PD Pasar, PD Parkir, Bank Perkreditan Rakyat, hingga Rumah Potong Hewan (RPH).

Baca juga:
Walkot Danny Pomanto Berhentikan Seluruh Direksi Perusahaan Daerah Makassar!
Pemberhentian direksi yang lama dilakukan Danny pada Selasa (7/12). Dia menyebut pemberhentian dilakukan karena selama ini Perusda Makassar tak punya kontribusi ke kas pendapatan asli daerah (PAD) sehingga dia memutuskan melakukan evaluasi.

Di lain sisi, perombakan Perusda juga sudah lama menjadi visi dan misinya. Sebab, kata dia, Perusda sempat berkontribusi Rp 49 miliar ke kas PAD saat dia menjadi wali kota pada periode sebelumnya. (Rusdi)

Editor : Edy Mulyawan

Exit mobile version