MEDIABAHANA.COM, WAJO – Pemerintah Kabupaten Wajo mencatat sejumlah capaian kinerja yang cukup menggembirakan sepanjang tahun 2025. Hal ini tergambar dalam Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) 2024 (revised) yang memuat berbagai indikator makro, realisasi anggaran, hingga inovasi pelayanan publik.
Dalam laporan tersebut, visi pembangunan daerah “Wajo Maradeka” yang menitikberatkan pada kemajuan, religiusitas, kemandirian, dan keadilan, mulai menunjukkan hasil yang terukur melalui peningkatan sejumlah indikator strategis.
Salah satu capaian paling menonjol terlihat pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mengalami kenaikan dari 73,98 pada 2024 menjadi 74,72 di tahun 2025. Peningkatan ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun daya beli.
Di sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan dari 4,47 persen menjadi 2,31 persen. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 6,47 persen menjadi 5,86 persen, menandakan efektivitas program pengentasan kemiskinan yang dijalankan pemerintah daerah.
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Wajo turut menunjukkan tren positif, meningkat dari 4,52 persen pada 2024 menjadi 7,16 persen di tahun 2025. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya pendapatan per kapita masyarakat yang turut mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Dari sisi pengelolaan keuangan, realisasi anggaran daerah juga menunjukkan kinerja yang cukup baik, mencerminkan optimalisasi belanja dan pendapatan daerah dalam mendukung program pembangunan.
Jumlah penduduk Kabupaten Wajo tercatat sebanyak 403.243 jiwa, dengan komposisi 51,2 persen perempuan dan 48,8 persen laki-laki. Data ini menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Selain capaian makro, Pemkab Wajo juga menonjolkan berbagai inovasi pelayanan publik di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga tata kelola pemerintahan. Inovasi ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan efisien.
Dalam aspek akuntabilitas, Pemkab Wajo berhasil meraih skor Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) sebesar 3,393 dengan status kinerja sedang, serta menempati peringkat 49 dari 395 kabupaten secara nasional. Tak hanya itu, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK juga kembali diraih, melanjutkan tren positif yang telah dipertahankan sejak 2011.
Secara keseluruhan, laporan ini menunjukkan bahwa arah pembangunan Kabupaten Wajo berada pada jalur yang tepat, meskipun masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi untuk memastikan pemerataan hasil pembangunan di seluruh wilayah.(Fadel)
Editor : HS. Agus
