MEDIABAHANA.COM, WAJO — Di sela padatnya kegiatan Babinsa dalam mendukung program prioritas pemerintah, tidak mengurangi volume latihan Pencak Silat Militer (PSM) untuk menghadapi Uji Kenaikan Sabuk Hijau.
Komando atas menginstruksikan agar latihan dilaksanakan secara terukur, terarah, dan profesional sehingga hasil latihan terlihat dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan metode bertahap, bertingkat, dan berlanjut, keterampilan prajurit dapat terpelihara jika latihan dilaksanakan secara efektif, Selasa (28/10/2026).
Padepokan PSM Kodim 1406/Wajo kini aktif menjadi 12 ranting, di mana kader pelatih sudah ada di masing-masing padepokan. Harapannya, mereka menjadi promotor dalam latihan dan mampu membentuk padepokan PSM yang bermutu serta berdaya saing, sekaligus menyiapkan warga padepokan untuk ikut ambil bagian dalam even kejuaraan pencak silat.
Serda Arian, Pok Tuud Kodim 1406/Wajo selaku pelatih Pencak Silat Militer, menginstruksikan bagi setiap pelatih padepokan Koramil untuk bertanggung jawab atas penguasaan materi PSM yang selama ini berlangsung guna menunjukkan kualitas padepokan masing-masing.
“Latihan yang serius, tunjukkan yang terbaik,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada padepokan PSM binaan Koramil agar tetap melaksanakan sosialisasi dan pengkaderan warga padepokan, sehingga perkembangan jumlah warga padepokan di wilayah Kabupaten Wajo semakin meningkat serta minat dan daya tarik bela diri PSM dapat menjangkau hingga ke pelosok desa.
Melalui kegiatan PSM tersebut, diharapkan kepada seluruh personel Kodim 1406/Wajo serta warga binaan dapat mengimplementasikan nilai-nilai seni bela diri yang mencerminkan pribadi yang luhur dan berbudi pekerti, dengan prinsip “KAMI TIDAK HEBAT, TAPI KAMI TERLATIH” (Anto)
Editor : HS. Agus
