MEDIABAHANA.COM, WAJO — Kemarau mulai dirasakan sejumlah petani di Kabupaten Wajo. Kondisi lahan pertanian yang mulai kekurangan air membuat petani khawatir tanaman mereka terdampak dan berpotensi gagal panen.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Wajo dari Fraksi Golkar, Sulhan, mendorong langkah cepat dengan meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Wajo untuk mengerahkan armada menyuplai air ke areal persawahan yang mengalami kekeringan.
Menurut Sulhan, armada Damkar tidak hanya dibutuhkan untuk menangani kebakaran, tetapi juga dapat dimanfaatkan membantu masyarakat dalam kondisi tertentu, termasuk menghadapi kekeringan.
“Ini bagian dari upaya kita mengantisipasi dampak kemarau. Jangan sampai petani kesulitan mendapatkan air dan tanaman mereka terancam,” ujar Sulhan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi solusi sementara bagi petani, sekaligus mendorong pemerintah untuk terus menyiapkan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang berpotensi berlangsung panjang.
“Petani harus kita bantu. Kalau air mulai sulit, kita harus hadir mencarikan solusi. Jangan menunggu sampai tanaman sudah rusak baru kita bergerak,” tegasnya.
Bagi petani, pasokan air menjadi sangat berarti untuk mempertahankan tanaman yang telah dirawat selama berbulan-bulan.
Di tengah kemarau yang melanda Bumi Lamaddukelleng, kehadiran armada Damkar di areal persawahan menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dan gotong royong membantu petani menghadapi ancaman kekeringan. (Gus)
Editor : HS. Agus
