Berita  

Tangani Antrean Panjang, SPBU se-Wajo Terapkan Ganjil-Genap dan Batasi Pertalite 35 Liter Mulai 28 September

Antrian kendaraan di salah satu SPBU Kabupaten Wajo (red)

MEDIABAHANA. COM, WAJO – Sejumlah pengelola SPBU di Kabupaten Wajo menandatangani Komitmen Bersama Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam rangka penanganan antrean BBM di Kabupaten Wajo, Kamis 25 September 2026 di Sengkang.

Penandatanganan dilakukan oleh 12 SPBU bersama Pertamina Patra Niaga dan Tim Pemantauan dan Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi.

Berikut 7 poin komitmen yang disepakati:

1. Ganjil-Genap: Menerapkan rekayasa sistem ganjil-genap untuk kendaraan roda dua dan empat sesuai angka terakhir nomor polisi berdasarkan kalender masehi. Berlaku efektif mulai Senin 28 September 2026 (Genap) sampai 5 Oktober 2026 dan akan dievaluasi lebih lanjut.

2. Satu Nosel Satu Petugas: Menempatkan 1 nosel 1 petugas untuk pengawasan maksimal.

3. Pembatasan Volume: Membatasi pengisian BBM Pertalite maksimal 35 liter untuk roda empat dan 5 liter untuk roda dua.

4. Larang Jual Kembali: Memasang papan informasi yang mudah dilihat bahwa menjual kembali BBM bersubsidi tanpa izin resmi adalah ilegal, melanggar hukum dan bertentangan dengan prinsip kepatuhan dalam agama.

5. Barcode Sekali Pakai: Penggunaan barcode subsidi hanya bisa digunakan 1 kali dalam wilayah Kabupaten Wajo.

6. Tolak Tangki Modifikasi: Operator dilarang melayani kendaraan dengan modifikasi tangki di luar standar.

7. Non-Diskriminatif: Petugas wajib melaksanakan ketentuan secara konsisten, tertib, dan tidak diskriminatif kepada seluruh konsumen.

Komitmen ditandatangani oleh pengelola SPBU 74.909.01 Sengkang (Risman), 74.909.02 Atapangnge (Sulfi), 74.909.03 Anabanua (Firdaus), 74.909.72 Ciromanie (Muh. Reza Adiputera), 74.909.31 Sawerigading (Firdaus), 74.909.92 Tarumpakkae (Farid Ihsan), 74.909.93 Empagae (Abdul Kadir), 74.909.77 Pahlawan (Ompar), 74.909.80 Siwa (Indra Saputra), 74.909.13 Sompe (Mardiama), 75.909.04 Tobarakka (Risna), 74.909.78 Sentral (Nabila Ibrahim), dan PT. Pertamina Patra Niaga (M. Amin Rais).

Dengan komitmen ini diharapkan penyaluran BBM bersubsidi di Wajo lebih tertib dan antrean panjang bisa terurai.

Pengelola SPBU Anabanua, Firdaus Ahmad, membenarkan adanya komitmen bersama para pengelola SPBU di Kabupaten Wajo untuk memberlakukan ganjil genap plat kendaraan sebagai salah satu upaya untuk mengurai antrian panjang kendaraan di SPBU.

Firdaus menyebut, mulai besok, para pengelola SPBU akan mensosialiasikan kepada para konsumen sistem ganjil genap.

“Besok kita akan sosialisasikan sistem ganjil genap pengisian BBM Subsidi jenis pertalite, dengan memasang spanduk pengumuman di masing-masing SPBU, ” jelasnya.(Red)

Editor : HS. Agus

Tinggalkan Balasan