Tak Berkategori  

Latihan Rutin PSM Kodim 1406/Wajo, Jaga Kesiapan Prajurit Hadapi Situasi Kritis

Latihan Pencak Silat Militer (PSM) di jajaran Kodim 1406/Wajo terus digelar secara rutin (red)

MEDIABAHANA.COM, WAJO –Latihan Pencak Silat Militer (PSM) di jajaran Kodim 1406/Wajo terus digelar secara rutin. Latihan ini menjadi bukti bahwa pemeliharaan kemampuan personel di satuan komando teritorial berjalan efektif untuk menjaga kedaulatan negara.

Prinsipnya, sediakan payung sebelum hujan. Pemeliharaan kemampuan yang dilakukan secara terukur dapat melatih insting dan kepekaan seorang prajurit dalam membaca situasi, serta mempersiapkan diri jika kemampuan itu dibutuhkan di kemudian hari.

Seorang prajurit dituntut siap menghadapi situasi kritis, serta mampu mengambil keputusan dan tindakan secara spontan ketika menghadapi ancaman.

Latihan PSM tersebut terus berjalan di sela padatnya kegiatan pemantauan wilayah dan dukungan terhadap program pemerintah. Sebab, latihan adalah modal utama seorang prajurit yang tangkas dan trengginas dalam menghadapi gejolak dinamika tugas dan tanggung jawab.

Serma Dery Febrian selaku Bati Ops Kodim 1406/Wajo sekaligus pelatih Pencak Silat Militer Induk Padepokan Makodim berharap latihan yang terstruktur dan serius ini terus berlanjut.

Ia berharap setiap padepokan dapat menghasilkan generasi pencak silat yang mumpuni, yang bisa digunakan untuk membela diri pribadi, kepentingan tugas, serta kesiapan operasi.

“Setiap perorangan harus menguasai, karena tuntutan tugas ke depan semakin berat. Kita tidak selamanya di satuan komando teritorial. Jika negara membutuhkan sebagai pasukan, kita sudah siap menghadapi segala risiko. Sehingga bekal diri untuk menghadapi itu semua perlu latihan yang efektif,” ujar Serma Dery, Selasa (4/11/2026).

Melalui kegiatan PSM ini, diharapkan setiap prajurit memiliki kemampuan yang mumpuni dan siap menghadapi situasi dan kondisi yang mengancam diri pribadi, keluarga, dan negaranya.

Bentuk kesiapan yang maksimal adalah hasil dari latihan yang ulet. NKRI Harga Mati, Kita Bisa Karena Terbiasa.(Edy)

Editor : HS. Agus

Tinggalkan Balasan