4965 Pelajar Belum Divaksin, Kapolsek Tempe : Saya Optimis Capai Target Vaksinasi 100 Persen, Asalkan Mereka Segera Divaksin

Camat Tempe, Wakapolres Wajo, Kabag Ops, dan Kapolsek Tempe usai Zoom meeting (foto : Dok redaksi)

MEDIABAHANA.COM, WAJO — Persiapan pelaksanaan vaksinasi lanjutan terus digenjot oleh pemerintah dan pihak Kepolisian.

Wakapolres bersama Camat Tempe, Kabag OPS Polres Wajo dan Kapolsek Tempe mengikuti Pelaksanaan zoom meeting bersama Kapolri dalam rangka vaksinasi lanjutan (Boster) serentak, Kamis 10 Februari 2022 di Aula Kantor Kecamatan Tempe.

Kapolsek Tempe, AKP Abdul Rahman, melaporkan kepada Wakapolres Wajo terkait capaian vaksinasi di wilayah Kecamatan Tempe.

Katanya, khusus untuk anak sekolah umur 6 s/d 11 tahun, serta anak usia SMP dan SMU, masih ada sekitar 4.965 orang yang belum di vaksin, diantaranya Usia 6-11 tahun yang berada dibawah naungan dinas pendidikan di wilayah Kecamatan Tempe adalah 4.328 dari 6.483 siswa, sementara untuk anak SMP dan SMA masih tersisa 637 orang yang belum divaksin dosis 1.

“Jika anak sekolah yang ada di Kecamatan Tempe, semuanya mengikuti Vaksinasi, insyaallah capaian vaksinasi bisa mencapai angka 100% dosis 1 sebelum akhir Februari dan 70% untuk dosis 2,” ungkapnya.

Untuk itu, rencananya minggu depan, Abdul Rahman akan mengundang kepala SMP dan SMA, untuk melakukan pertemuan membicarakan langkah-langkah yang akan ditempuh untuk mendapatkan capaian vaksinasi secara maksimal.

Pelaksanaan Zoom meeting dirangkaikan dengan pelaksanaan vaksinasi lanjutan tahap 3 atau boster, di Aula Kantor Kecamatan Tempe, yang diikuti Camat Tempe, Sekcam dan beberapa staf kecamatan.

Camat Tempe, Supardi Amar SE, mengatakan, peran serta orang tua dan Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo sangat diharapkan untuk memberikan dorongan kepada para pelajar agar mengikuti vaksinasi.

Camat Tempe mengikuti vaksinasi lanjutan atau boster (foto : dok redaksi)

Olehnya itu, kata Supardi, dia menghimbau kepada seluruh orang tua murid, agar membawa anaknya ke tempat vaksinasi untuk divaksin.

“Saya harap orang tua dapat membawa anaknya ke lokasi vaksinasi untuk divaksin, agar mendapatkan herd imunity. Anak saya saja yang duduk di kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah atau setara dengan kelas 2 SD sudah divaksin,” ucapnya. (**)

Editor : HS. Agus

Tinggalkan Balasan