Tahun 2020 Wajo Bakal Dapat Tambahan 5000 Sambungan Jargas, Kepala Bappelitbangda Harap Tidak Dipolitisasi

0

MEDIABAHANA. COM,  WAJO — Kalau tidak ada aral melintang, tahun 2020 Kabupaten Wajo kembali mendapat kuota 5000 SR jaringan gas ( Jargas).

Tambahan kuota dari kementerian ESDM, merupakan kuota lanjutan tahun 2019.

Tambahan kuota ini, sebagai bentuk penilaian dari kementerian ESDM atas kesuksesan Pemerintah Kabupaten Wajo dalam merealisasikan 2000 sambungan Jargas untuk rumah tangga pada tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang ( Kabid) Humas, Dinas Informasi, Komunikasi, Dan Statistik Kabupaten Wajo, Supardi, kepada sejumlah Wartawan.

Menurutnya, penambahan jaringan gas tahun 2019 kemarin, merupakan kelanjutan dari program yang sama dari tahun 2011.

” Kabupaten Wajo memang merupakan salah satu Kota dari lima Kota di Indonesia yang diprogramkan mendapatkan bantuan proyek City Gas dari Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Dikatakan, program Jargas ini kemudian terhenti, karena ada masalah hukum pada Agustus 2014 yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel terkait adanya dugaan korupsi dalam proyek Migas yang menggunakan anggaran sebesar Rp 40 miliar.

Saat itu, lanjut ketua KNPI Wajo ini, Kementerian ESDM menilai bahwa Wajo tidak kondusif untuk menjadi lokasi pemasangan Jargas.

Barulah pada tahun 2018, urainya, Amran Mahmud yang waktu itu belum dilantik sebagai Bupati, memberikan jaminan kepada Direktur Perencanaan Kementerian ESDM bahwa jika dirinya sudah menjadi Bupati, ia akan menjamin keamanan pelaksanaan proyek tersebut, sehingga Direktur Perencanaan H. Alimuddin Baso memberikan kuota pemasangan 2000 SR Jargas.

” Insyaallah, karena suksesnya pelaksanaan tahun 2019, pada tahun 2020 ini, akan ada penambahan jargas sekitar 5000 sambungan lagi,” tegasnya.

PLT Kepala Bappelitbangda Kabupaten Wajo, Andi Pallawarukka, ikut membenarkan, jika daerah penghasil sutera ini, bakal mendapatkan tambahan 5000 SR jaringan gas tahun 2020.

Hanya saja, mantan Kabag Pemerintahan Kabupaten Wajo ini, menyayangkan adanya berita yang seakan – akan ingin mengadu domba Legislator pusat dengan Pemerintah Kabupaten Wajo, padahal Bupati Wajo sangat mengapresiasi semua pihak yang telah membantu masyarakat kabupaten Wajo.

” Pak Bupati sudah berkali-kali menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah membantu,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, Bupati siap bersinergi dengan siapa saja dalam usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Wajo, termasuk kepada semua Legislator yang turut andil dalam memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Wajo.

Lebih lanjut, A. Pallawarukka mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk membantu mengawal program ini, termasuk mengedukasi masyarakat membayar tepat waktu, begitu pula mengarahkan masyarakat membayar di tempat yang benar.

” Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, yang bisa berakibat terhentinya kembali proyek ini. Jika kita semua mendukung, insya Allah seluruh masyarakat Kabupaten Wajo bisa menikmati Jargas,” katanya.

Apa yang sudah dinikmati masyarakat Wajo, sebutnya, termasuk Jargas ini, tidak dipolitisasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab karena isu-isu atau sikap apriori yang mengadu domba tanpa didasari fakta, seperti itu hanya akan merugikan masyarakat itu sendiri.

” Bicaralah dengan data dan fakta, silahkan kritis, tetapi tetap konstruktif, ” tutupnya. (Hms/Adv)

Editor : HS. Agus.

Komentar
Loading...