Ketua Komisi II DPRD Wajo Dampingi Anggota DPR RI Bahas Bantuan Untuk Nelayan

MEDIABAHANA.COM, WAJO — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Wajo dari Fraksi PAN H. Sudirman Meru dan anggota Komisi II, Andi Muhammad Sarwan hadir mendampingi Anggota Komisi VII dari Fraksi PAN DPR RI, Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc di Aula Kantor Dinas Perikanan Kab. Wajo, Kamis 12 Maret 2020.

Yuliani Paris menggelar pertemuan dengan seluruh PPL Dinas Perikanan Kabupaten Wajo,  untuk melakukan konfirmasi data yang akan dijadikan sebagai dasar verifikasi dan evaluasi terhadap calon penerima bantuan konferter BBG untuk nelayan kabupaten Wajo dalan tahun anggaran 2020.

Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Perikanan Ir. H. Nasfari dengan seluruh stafnya, juga hadir perwakilan Pertamina dan perwakilan Kementerian ESDM, Kareba Sarung Allo dan Lewi yang merupakan staf Direktorat Jenderal Migas.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wajo, Ir. H. Nasfari mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya Kepada Anggota Komisi VII DPR-RI, Hj.Andi Yuliani Paris atas segala perhatian dan bantuannya kepada masyarakat nelayan Kabupaten Wajo, terutama masyarakat nelayan sungai, danau dan laut yang tersebar di seluruh kecamatan Kabupaten Wajo, yang menggunakan mesin perahu nelayan.

” Saat ini, 1.855 nelayan yang sudah terdata dan kami siap menyerahkan datanya kepada Ibu Hj. Andi Yuliani Paris untuk diteruskan ke Direktorat Jendral Migas untuk selanjutnya diverifikasi kesesuaian dan kelayakan datanya yang dapat Lolos sebagai calon penerima bantuan konferter BBG mesin perahu nelayan,” jelas Naspari.

Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc, meminta kepada seluruh PPL agar betul-betul bekerja di lapangan mendata nelayan yang memenuhi syarat dan memang layak untuk dibantu.

“Saya minta jangan ada data nelayan yang dobel atau ganda dalam arti kata sudah pernah menerima bantuan sebelumnya kemudian diberi lagi, ingat jangan ada yang main-main, karena toh pada akhirnya kami akan diketahuinya karena kami juga punya tim yang akan terjun di lapangan mengadakan Cross-Check terhadap kebenaran data yang disampaikan sebelumnya oleh Dinas Perikanan atau PPLnya,” ujar Yuliani.

Dikatakan, program kedepan ini akan diprioritaskan kepada nelayan pesisir laut dengan Ketentuan mesin- mesin dan perahu yang dilaporkan itu benar-benar adalah milik nelayan yang terdata.

Anggota DPR-RI ini, menyatakan, bahwa khusus untuk nelayan pesisir laut akan disediakan mesin 13 PK keatas, sedangkan untuk mesin perahu danau maksimun 6,5 PK kebawa.

Nelayan yang lolos verifikasi akan dibantu secara bertahap sesuai dengan kuota perkabupaten yang sudah ditetapkan.

“Mari kita kerja ikhlas semoga hal ini dapat menjadi lahan Ibadah demi untuk membantu saudara kita yang kebetulan berasal nelayan ekonomi lemah,” katanya.

Anggota DPR-RI, Hj. Andi Yuliani Paris sejak tahun 2018 sampai 2019 telah memfasilitasi nelayan Kabupaten Wajo mendapatkan bantuan berupa mesin perahu nelayan ( Mesin Katintin ), konverter BBG dan tabung gas 3 Kg dari Kementerian ESDM sebanyak 1.162 nelayan. (Adv)

Tinggalkan Balasan