MEDIABAHANA.COM, WAJO — Rencana pelaksanaan vaksinasi serentak di sejumlah daerah kabupaten/kota diundur. Salah satunya Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Hal tersebut disampaikan, Safaruddin, Kabid Humas Pemkab Wajo sekaligus sebagai Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Wajo, yang baru saja dilantik.
“Untuk jadwal vaksinasi kita masih sementara menunggu distribusi vaksin,” katanya, Kamis 14 Januari 2020.
Katanya, jika distribusi vaksin sudah ada di Wajo, maka Pemda Wajo melalui Dinas Kesehatan akan menjadwalkan segera.
Berdasarkan data Dinkes Sulsel, Kabupaten Wajo mendapat jatah vaksin sebanyak 2.385 untuk tahap pertama.
Meski ditunda, lanjut mantan Kasubag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Wajo ini memastikan jika Pemkab Wajo siap melaksanakan dan menyukseskan program vaksinasi Covid-19.
“Bapak Bupati Wajo sendiri, sudah menyatakan kesiapan untuk menjadi orang pertama yang disuntik vaksin sinovac,” ungkapnya.
Selain bupati, sejumlah pejabat lain, seperti Wakil Bupati Wajo, Keterwakilan dari Unsur Forkopimda dan Tokoh Agama di Wajo juga telah bersedia.
“Termasuk para tenaga kesehatan kita yang akan menjadi prioritas vaksin tahap pertama,” jelas Safar, panggilan akrabnya.
Namun demikian, sesuai dengan tatanan yang bersyarat tetap tetap harus melalui screening oleh Tim dokter demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
Tercatat, sejak mewabahnya pandemi virus corona tahun lalu, ada 581 terkonfirmasi warga Kabupaten Wajo yang terkorfirmasi positif Covid-19.
Dimana dari jumlah tersebut 8 orang meninggal, 19 orang masih dirawat, 89 isolasi,
dan 465 telah sembuh.
Dengan terus bertambahnya warga yang positif Covid-19, Syafar berharap masyarakat dan semua elemen berperan aktif dalam memutus mata rantai virus corona dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Tentu saja kata dia, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan 3 M, yakni memakai masker, rutin mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
“Jadi sambil menunggu proses vaksinasi dilaksanakan, saya harap masyarakat tetap disiplin menjalankan 3 M” tutupnya. (Red/Adv)
Editor : HS. Agus












