Teleconference dengan Wagub, Amran Mahmud Laporkan Kondisi Terkini Covid 19 di Wajo

 

MEDIABAHANA.COM, WAJO — Bupati Wajo, H.Amran Mahmud melaporkan kondisi terkini penanganan penyebaran pandemi covid-19 dan dampak pada aspek sosial ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang ditimbulkan, kepada Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Laporan penanganan penyebaran pandemi covid-19 tersebut disampaikan H.Amran Mahmud di ruang kerjanya pada rapat koordinasi dengan Wagub dan tim gugus tugas percepatan Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan dengan Bupati/Walikota Se-Sulawesi Selatan melalui video conference, Jumat (3/4/2020).

Saat teleconference, Bupati didampingi Sekda Wajo, Kepala Bapelitbangda, Kadis Kesehatan, Kepala BPKPD, Kadis Perhubungan, Kepala BPBD serta Kabid Humas dan Komunikasi Publik Diskominfotik.

Menurutnya, sebaran Covid -19 diwilayah Wajo, yakni ODP sebanyak 48 Orang, PDP 1 (satu) orang, yang PDP ini telah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Umum Siwa dan hingga saat ini kondisinya berangsur-angsur membaik, sementara untuk yang positif Coron nol.

“Kita berharap dan berdoa kepada Allah SWT agar tetap seperti ini,” harapnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab telah  melakukan langkah-langkah yakni penyemprotan disinfektan di beberapa tempat pelayanan umum, rumah warga dan instansi pemerintahan, serta melakukan scanning di pintu masuk menuju Kabupaten Wajo dengan melibatkan TNI-Polri, Pemerintah Setempat dan Petugas Kesehatan.

“Pada prinsipnya seluruh langkah dan strategi telah dilakukan sesuai dengan surat edaran dan petunjuk pemerintah pusat dan provinsi, ” ungkap Bupati.

Selain itu, Bupati juga melaporkan bahwa Pemkab Wajo menyiapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukelleng dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siwa sebagai ruang isoloasi sementara.

“Kami berharap semoga di Kabupaten Wajo ini tidak ada tertular virus Corona, tetapi jika memang ada yang terindikasi maka akan kita lakukan penanganan sesuai protokol penanganan Covid 19, “ungkap Bupati Wajo.

Dilanjutkannya, bahwa dalam penangangan Covid 19 di Wajo, Pemkab menghadapi sejumlah kendala diantaranya minimnya Alat Pelindung Diri (APD) serta tingkat kesadaran masyarakat yang rendah sehingga tim gugus tugas masih terus melakukan sosialisasi secara massif bersama TNI, Polri, Camat, Aparat Desa, dan Petugas Kesehatan, serta dibantu  Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Terkait dengan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat akibat wabah corona, Pemkab Wajo sementara melakukan perhitungan anggaran biaya untuk menanggung warga yang terdampak secara ekonomi sampai pada pasca bencana ini. ( Eddy/Hms)

Editor : HS. Agus

Tinggalkan Balasan