Home / Wajo

Senin, 15 Juni 2020 - 21:33 WIB

Kisah Pilu Hidayah Kartini Asal Wajo, Berjuang Hidup Dari Penyakit Leukimia

MEDIABAHANA.COM, WAJO — Tak bisa dibayangkan, perempuan kecil umur 6 tahun ini, harus berjuang mempertahankan hidupnya dari penyakit ganas Leukimia.

Gadis kecil yang bernama lengkap Hidayah Kartini Usman ini, divonis oleh dokter mengidap penyakit Leukimia sejak berumur 2 tahun 3 bulan.

Ayahanda Hidayah Kartini, Usman Umar, menceritakan, sejak divonis menderita Leukimia 3 tahun lalu, gadis kecil ini sudah 44 kali menjalani Kemoterapi.

Menurut Usman, pada saat Hidayah berumur 2 tahun 3 bulan, dia memeriksakan anaknya di salah satu Rumah Sakit di Ambon, dan hasil diagnosa dokter, Hidayah dinyatakan menderita penyakit Leukimia.

“Waktu itu, tahun 2017 saya merantau ke Ambon untuk mencari pekerjaan, tapi kehidupan belum juga mapan, tiba – tiba anak saya divonis menderita penyakit Leukimia, sehingga kami harus kembali ke Makassar membawa Hidayah berobat, setelah mendapat surat rujukan dari dokter,” kisah Usman saat dihubungi Via Ponsel.

Setibanya di Makassar, lanjut Usman, sesuai dengan surat rujukan dari Rumah Sakit di Ambon, Hidayah dibawa berobat di Rumah Sakit Wahidin.

Baca juga :  Bupati Wajo Gelar Rapat Pertanggungjawaban Pasca Penanganan Eksodus Pengungsi Korban Gempa di Sulteng

Kata Usman, Hidayah Kartini, sempat dirawat selama seminggu di RS Wahidin, tapi karena keterbatasan dana, terpaksa anaknya dibawa pulang ke Sengkang, kampung halamannya.

“Hidayah dirawat satu minggu saja pada waktu itu, kami tidak punya BPJS, sehingga kami tidak mampu membayar biaya perawatannya,” ujarnya.

Setelah kembali ke Sengkang, kata Usman, dia dibantu oleh seseorang untuk mendapatkan BPJS, dan akhirnya Hidayah dirawat di RSU Lamaddukkelleng dengan menggunakan BPJS.

Setelah mendapatkan perawatan, lanjut Usman, akhirnya pihak RSU Lamaddukkelleng Sengkang merujuk Hidayah kembali ke RS Wahidin Makassar untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

“Anak saya kembali dirujuk ke Wahidin untuk mendapatkan perawatan lanjutan, disitulah Hidayah mulai menjalani Kemoterapi sampai sekarang,” ujar laki-laki yang berprofesi sebagai sopir ini.

Kini Hidayah harus kembali menjalani perawatan di RS Wahidin setelah kondisinya drop. Hidayah kembali menjalani hari – harinya di bangsal RS Wahidin untuk menjalani Kemoterapi.

Baca juga :  Ramadhan, Bhayangkari Cabang Wajo Rutin Tadarus

Usman menyebut, sudah 8 hari Hidayah dirawat di RS Wahidin, untuk menjalani Kemoterapi.

“Selama 8 hari, sudah 22 kantong kecil darah putih yang dipakai, dan untuk Kemoterapi selanjutnya kemungkinan dibutuhkan kantong darah besar, dan ini tidak ditanggung oleh BPJS, harganya 3,5 juta perkantong,” jelas Usman.

Hidayah saat ini terbaring lemah, kata Usman, dokter menyebut kanker sudah menyerang otaknya sehingga butuh perawatan intensif.

Hidayah saat ini, akan menjalani Kemoterapi dan tentunya membutuhkan biaya, orang tuanya yang setia menemaninya di RS tentu butuh biaya hidup, melalui tulisan ini, kami mengetuk pintu hati para dermawan untuk membantu meringankan beban Hidayah dan orang tuanya.

Bagi yang mau berdonasi bisa mengontak langsung Bapak Usman Umar Nomor Hp 082158956459 atau kirim langsung ke Rek BRI 0195 0101 0706 532 atas nama Usman Umar. (Red)

Editor : HS. Agus

Share :

Baca Juga

Daerah

Pesta Pernikahan Putra Pengusaha Muda Wajo, Sufriadi Arif : Titip Do’a, Semoga Bahagia Dunia dan Akhirat

Wajo

Buruh Tolak Rancangan UU Omnibus Law, Wakil Bupati Sampaikan Kekecewaannya, Ketua KSBSI Minta Maaf Dan Memeluk Wabup

HALO POLISI

Maksimalkan Pelayanan, Kanit Regident Polres Wajo Imbau Masyarakat Jangan Pakai Calo

Advertorial

Buka Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan, Ini Harapan Sekda Wajo

Sulsel

Peduli Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng, LND Bintara Polres Wajo Salurkan Bantuan

HALO POLISI

Kecelakaan Tunggal di Sajoanging Meregang Nyawa, Ini Penyebabnya

Daerah

Ini Bentuk Kepedulian Elviyana Aras Kepada PMII Wajo

Daerah

Toko Sinar Padi Mas Santuni dan Buka Puasa Bersama Puluhan Anak Yatim