Home / Pariwisata

Senin, 13 September 2021 - 16:54 WIB

Kembangkan Sektor Wisata, Rumah Adat Atakkae Bakal Direhabilitasi

Tenaga Ahli Anggota DPR RI A. Iwan Darmawan Aras, bersama dengan Bupati Wajo, H. Amran Mahmud meninjau rumah adat atakkae (foto : Fadel)

Tenaga Ahli Anggota DPR RI A. Iwan Darmawan Aras, bersama dengan Bupati Wajo, H. Amran Mahmud meninjau rumah adat atakkae (foto : Fadel)

MEDIABAHANA.COM, WAJO – Dalam rangka mengembangkan sektor pariwisata, pemerintah berencana merahabilitasi Rumah adat Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Terkait rencana ini, Bupati Wajo, Amran Mahmud, telah menerima audiensi dan meninjau langsung kondisi rumah adat Atakkae bersama tenaga ahli Dapil Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), Sultan Tajang dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, Ahmad Asiri, Senin (13/9/2021).

Pada kesempatan itu Amran Mahmud menyampaikan terima kasihnya kepada AIA dan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) atas rencana perbaikan dan pemeliharaan rumah adat Atakkae. Menurutnya, AIA adalah salah seorang putra daerah yang sangat peduli dengan pembangunan di Wajo.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo menyampaikan terima kasih kepada Andi Iwan Aras, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wajo. Termasuk untuk rencana renovasi rumah adat Atakkae ini atas permintaan dan lobi beliau ke Kementerian PUPR,” ujar Amran Mahmud.

Baca juga :  Operasi Patuh 2021, Satlantas Polres Sidrap Bagikan Masker Dan Hadiah ke Pengendara

Amran Mahmud pun berharap kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera menyiapkan kelengkapan dan syarat yang diminta agar pelaksanaan renovasi rumah adat Atakkae bisa segera berjalan.

“Rehabilitasi kawasan Rumah Adat Atakkae menjadi penting dan menjadi salah satu perhatian kami mengingat hal tersebut bisa mendukung pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Wajo. Saya minta kepada kepala OPD terkait untuk bekerja sama dan segera menyiapkan dokumen yang dibutuhkan agar program ini segera berjalan,” pinta Amran Mahmud.

Amran Mahmud juga menjelaskan pariwisata bisa ikut mengembangkan sektor perekonomian lainnya. “Apalagi selama pandemi ini, hanya beberapa sektor perekonomian kita menurun produktivitasnya. Kita berharap dengan pengembangan sektor wisata ini bisa mendukung dan menggerakkan sektor perekonomian masyarakat kita yang lain sehingga program pemulihan ekonomi bisa terus berjalan,” ucapnya.

Baca juga :  Pasien Covid- 19 Asal Wajo Meninggal Setelah Menjalani Perawatan di RS Wahidin Makassar

Turut mendampingi Amran Mahmud, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah.

Untuk diketahui, sejumlah perhatian yang diberikan AIA untuk Wajo, di antaranya, terus memperjuangkan hadirnya water treatment plant di Wajo. Baru-baru ini, AIA bersama Menteri PUPR meninjau dan meminta untuk diperhatikan bendung gerak serta meminta Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang untuk pembersihan aliran Sungai Bila, serta beberapa bantuan lainnya. (Fadel)

Editor : Edy Mulyawan

Share :

Baca Juga

Mamuju

Habsi Dorong Promosi Adat Mamuju Melalui Pernikahan Puteranya

Pariwisata

Banjir Telan Korban, Wakil Ketua DPRD Wajo Imbau PLN Siap Siaga saat Musim Banjir

Pariwisata

Legislator Gerindra Desak Pemkab Wajo Normalisasi Sungai Lajokka

Daerah

Gempa Bumi Tektonik Kembali Guncang Wajo, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Pariwisata

Pembangunan Taman Callaccu Dimulai, Bakal Jadi Salah Satu Icon Baru di Wajo

HALO POLISI

Sabhara Polres Wajo Tanggap Evakuasi Warga di Lokasi Banjir