Curi HP di Masjid Fastabiqul Khaerat BTN Tae, Pelaku Ditangkap Polisi Setelah Sempat Buron

Pelaku pencurian Hp, Nas Warga Takalar, diinterogasi oleh Tim Resmob Wajo, Bripka Baso Arwan (foto : Dok Resmob)

MEDIABAHANA.COM, WAJO — Tim Resmob Polres Wajo berhasil menangkap pelaku tindak pidana pencurian hand phone milik Muhammad Awal (16 Tahun).

Pelaku ditangkap di Kelurahan Rappunganta, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Senin 17 Januari 2022.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Polres Wajo dipimpin Bripka Baso Arwan yang diback up unit Resmob Polres Takalar.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam SIk MM, Rabu 19 Januari 2022, menjelaskan, penangkapan dilakukan terhadap tersangka, setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan, sehingga diperoleh informasi keberadaan pelaku.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam SIk MM, didampingi Kasat Reskrim, AKP Asian Sihombing (foto : Gus)

Setelah mengetahui keberadaan tersangka di tempat persembunyiannya, di salah satu rumah keluarganya, sebut Islam, anggota Resmob Polres Wajo langsung menuju tempat tersebut kemudian melakukan pengepungan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Setelah mengetahu posisi persembunyian tersangka, tim Resmob Polres Wajo langsung melakukan penangkapan,” jelasnya.

Dari hasil interogasi yang dilakukan petugas, kata Islam, pelaku yang bernama Nas, warga Kabupaten Takalar, mengaku telah melakukan tindak pidana pencurian dan pemberatan pada hari Sabtu 4 Desember 2021 sekitar pukul 12.15 di Jalan Rusa dengan cara memasuki kamar Imam Masjid melalui ventilasi dan mengambil dua buah handphone di dalam lemari.

“Modus operandinya adalah pelaku masuk ke dalam rumah Imam Masjid melalui lubang ventilasi dan mengambil 2 buah handphone yang tersimpan di dalam lemari korban,” ujarnya.

Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Wajo bersama barang bukti berupa satu buah hand phone vivo Y12 warna hitam dan satu buah hand phone vivo Y20 warna biru.

Pelaku disangkakan dengan pasal 363 ayat 3 KUHP subsider pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. (**)

Editor : HS. Agus

 

Tinggalkan Balasan