Asahan  

Bupati Asahan Buka Bimtek Kabupaten Percontohan Anti Korupsi, KPK Serahkan Buku Panduan

Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Calon Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi Tahun 2026 (noor)

MEDIABAHANA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Calon Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (5–7 Mei 2026), dan dibuka pada hari pertama pukul 09.00 WIB di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.

Turut hadir dalam acara pembukaan ini Inspektur Pembantu II Provinsi Sumatera Utara Riswan Aritonang, ST, CGCAE, mewakili Gubernur Sumut; Koordinator Program Percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rino Haruno; Bupati Asahan beserta Wakil Bupati; unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para pejabat perangkat daerah, camat se-Kabupaten Asahan, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan rasa syukur atas ditetapkannya Asahan sebagai salah satu kabupaten percontohan anti korupsi. Ia menegaskan bahwa seluruh sistem dan aturan yang telah disusun harus dijalankan secara konsisten. “Kehadiran KPK dalam kegiatan ini kami harapkan membawa perubahan nyata, agar pola kerja aparatur semakin mengarah pada tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Riswan Aritonang menyampaikan apresiasi kepada KPK atas penetapan Kabupaten Asahan sebagai daerah percontohan. Ia menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi agar Asahan dapat menjadi teladan bagi kabupaten dan kota lain di Sumatera Utara dalam menerapkan prinsip integritas dan pelayanan yang bersih.

Sementara itu, Rino Haruno dari KPK menjelaskan bahwa program ini merupakan pengembangan dari kegiatan sebelumnya, yaitu Desa Anti Korupsi, yang kini ditingkatkan menjadi cakupan kabupaten/kota. Ia menekankan bahwa pencegahan korupsi bukan hanya soal pengawasan, melainkan juga tentang membangun kesadaran dan integritas dalam setiap langkah pekerjaan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan buku panduan Kabupaten/Kota Anti Korupsi dari KPK kepada Bupati Asahan, serta penyerahan plakat kenang-kenangan dari Bupati kepada perwakilan KPK. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.(Noor)

Editor : HS. Agus

Tinggalkan Balasan