Ragam  

Bupati Wajo Siap “Wakafkan Diri” Untuk Pengembangan Generasi Muda Islam di Wajo

Bupati Wajo, Amran Mahmud (Edy)

MEDIABAHANA.COM, WAJO — Bupati Wajo, H.Amran Mahmud melakukan Soft Lounching Pondok Tanfidz Imam Ahmad, Desa Sogi, Kecamatan Maniangpajo, Selasa, (10/5/2022) di Desa Sogi.

Soft Lounching ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan ruang belajar dan penanaman pohon.

Menurutnya, Hadirnya Rumah tahfidz Imam Ahmad di Desa Sogi, Kecamatan Maniangpajo ini sebagai upaya untuk menghadirkan generasi qur’ani di masa akan datang.

“Rumah Tanfidz ini sebagai sarana pembinaan berkelanjutan terhadap para penghafal Quran, sehingga mampu mencetak generasi penerus bangsa yang Islami,” kata H.Amran Mahmud.

Bupati yang dikenal sebagai Mubalig ini menjelaskan dengan dibangunnya rumah tahfidz ini diharapkan bisa menjaring dan menumbuhkembangkan hafidz dan hafidzah Quran.

Selanjutnya menjadi sarana mengenalkan nilai-nilai agung yang terkandung dalam Al Quran. Juga diharapkan keinganan mempelajari Al Quran di kalangan masyarakat dan generasi muda bisa terus tumbuh serta berkembang.

“Melalui keberadaan rumah tahfidz ini, kami harapkan muncul ahli dan para penghafal Al Quran yang akan memakmurkan agama hingga pelosok desa di kabupaten Wajo.

H. Amran Mahmud menuturkan, pada zaman kemajuan teknologi yang pesat ini, selain memberikan dampak positif, juga ada dampak negatif.

Untuk itu, kondisi tersebut menyadarkan kita semua tentang pentingnya hidup di bawah naungan Al Quran. Perubahan zaman juga menuntut generasi Islam yang mengerti teknologi dan berkompetensi di segala bidang.

“Harapan saya, agar masyarakat saling memotivasi dan berpartisipasi memberikan sumbangsih bagi kemajuan pembangunan Rumah Tanfidz di daerah ini, ” Katanya.

Menurutnya, hingga tahun ketiga sejak kepemimpinannya di Bumi Lamaddukelleng ini, sekitar 40 Rumah Tanfidz yang tersebar di seluruh pelosok kabupaten Wajo, begitu pula dengan jumlah santri yang dibina terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini tercatat sudah 3500 Santri yang sedang dalam pembinaan di berbagai Rumah Tanfidz di daerah ini.

Masih menurut Suami Hj.Siti Maryam ini, kendala yang dihadapi adalah kurangnya pembina yang bersedia menjadi pengasuh pada berbagai Rumah Tanfidz.

Selain mengapresiasi adanya rumah tahfidz tersebut, Bupati yang bergelar Doktor ini juga menyampaikan komitmennya untuk “Mewakafkan Diri” dalam pembinaan generasi muda Islam melalui pengembangan Rumah Tanfidz.

” Saya siap memberikan semua yang saya punya, baik tenaga, pengalaman maupun pemikiran saya untuk pengembangan generasi muda Islam di daerah ini, ” Pungkasnya. (**)

Editor : Edy Mulyawan

Tinggalkan Balasan